Resident Evil: Afterlife Lebih Seru Dan Menegangkan


http://4.bp.blogspot.com/_H0_mFXtbg4k/TD2t-AN0Z8I/AAAAAAAAAGM/bjltbUVrm8Q/s1600/Resident+Evil+Afterlife+3D+Movie.jpg


Kisah mayat hidup penghisap darah manusia atau zombie dalam Resident Evil kembali hadir. Setelah film pertamanya dirilis pada 2002, kini Resident Evil: Afterlife siap menyajikan adegan yang lebih menegangkan dan sadis. Film ini kembali diarahkan oleh Paul W.S. Anderson yang juga menggarap film pertama. 
 
http://images2.fanpop.com/image/photos/12400000/Resident-Evil-Afterlife-2010-wentworth-miller-12448030-1222-816.jpg

Film dibuka oleh situasi keramaian jalan di Jepang dan tiba-tiba seorang gadis cantik menggigit salah satu pejalan kaki. Lalu
scene berpindah pada markas Umbrella yang  berada dibawah tanah. Alice (Milla Jovovich) yang sangat dendam oleh Umbrella mulai menyerang markas yang menyebabkan T virus menyebar kecseluruh dunia itu. 
 
http://highbridnation.com/wordpress/wp-content/uploads/2010/04/residentevilafterlife.jpg

Alice yang bisa mengkloning dirinya itu mulai membunuh para karyawan Umbrella. Namun sayang usahanya tidak berhasil membunuh pimpinan perusahaan pembuat T virus itu. Setelah kegagalannya itu Alice mencoba menuju Alaska dan mencari tempat bernama Arcadia, tempat ini diyakini sebagai tempat harapan untuk tinggal aman dari virus dan zombie.
 
http://images2.fanpop.com/image/photos/8900000/Wentworth-on-set-Resident-Evil-Afterlife-wentworth-miller-8919759-500-800.jpg 


Namun sayang, ditempat itu Alice tidak menemukan siapapun kecuali Claire (Ali Larter). Jika anda pernah menyaksikan film ketiga berjudul
Resident Evil: Extinction (2007), anda akan mengenal sosok ini. Keduanya akhirnya memutuskan untuk kembali ke Los Angeles. Di kota inilah akhirnya petualangan melawan para zombie terjadi. Bersama dengan orang-orang yang selamat dari serangan mayat hidup ini, Alice mencoba menemukan Arcadia yang misterius.
 
 http://filmonic.com/wp-content/uploads/2009/08/resident_evil_afterlife.jpg

Resident Evil: Afterlife
terbukti lebih menegangkan dan lebih seru, apalagi jika anda menyaksikan dalam format tiga dimensi. Ketegangan akan lebih terasa. Salah satunya ketika kota Tokyo hancur akibat bom yang diaktifkan oleh Albert (Shawn Roberts) yang merupakan pimpinan Umbrella.

Efek-efek yang digunakan juga tidak kalah canggih. Walau sekilas seperti film
The Matrix (1999), gerakan-gerakan menghindari peluru dalam gerakan slowmotion sepertinya masih menjadi andalan sang sutradara. Bagi anda penggemar film action dan telah mengikuti ketiga film sebelumnya, sepertinya tidak boleh melewatkan Resident Evil: Afterlive yang mulai tayang di bioskop 21 September 2010.