Darah menstruasi berpotensi dalam terapi stroke, diabetes, jantung etc


Ya! Ternyata darah menstruasi memiliki potensi dalam dunia medis sebagai terapi untuk stroke, jantung, diabetes etc melalui teknologi stem sel (sel punca)
Sel punca, sel induk, sel batang (bahasa Inggris: stem cell) merupakan sel yang belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh. Sel punca juga berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup organisme. Saat sel punca terbelah, sel yang baru mempunyai potensi untuk tetap menjadi sel punca atau menjadi sel dari jenis lain dengan fungsi yang lebih khusus, misalnya sel otot, sel darah merah atau sel otak.

Hasil temuan menunjukkan bahwa darah menstruasi merupakan sumber stem cells ( sel punca) yang potensial untuk digunakan dalam pengobatan regeneratif.

jaringan endometrium dari dinding rahim mengandung sel punca stromal seperti dalam jaringan sendi. setiap kali jaringan tumbuh dan pembuluh darah dibuang selama siklus menstruasi, terdapat sel sel yang memiliki kemampuan untuk beregenerasi.

Dari ahasil studi menunjukkan bahwa sel punca darah menstruasi (MenSCs) memiliki kemampuan untuk berubah menjadi adipogenik (sel lemak), kondrogenik (sel tulang rawan), osteogenik (sel tulang), ektodermal, mesodermal, kardiogenik (sel jantung) dan sel-sel syaraf. sel sel yang diambil dari darah menstruasi memiliki aktivitas telomerase hampir sama dengan sel punca dari embrio manusia, lebih baik dari sel punca yang berasal dari sumsum tulang.